kLAfYOEsUwKWcZE5EN4T8XHN0KE0jykePDkZX1nb

Pages

Berapa Kekurangan Semester Pendek Yang Akan Kamu Rasakan


Semester pendek biasa digunakan untuk mengejar SKS sehingga Kamu bisa lulus lebih cepat dari waktu yang biasa ditentukan. Namun, Kamu harus tahu bahwa tidak semua kampus memiliki kebijakan semester pendek. Jika kampus Kamu mengadakan kebijakan semester pendek pada semester genap atau ganjil, Kamu punya kesempatan untuk mencoba pengalaman tersebut. Ketahui kekurangan semester pendek sebelum Kamu tertarik mengambil program ini pada liburan semester ganjil atau genap nanti.

Semester pendek memiliki durasi pembelajaran lebih pendek hanya 2-3 bulan saja dibandingkan masa satu semester normal yaitu 6 bulan. Ada beberapa kekurangan semester pendek yang akan Kamu rasakan nanti antara lain :

1. Tidak Bisa Menguasai Materi

Karena Kamu hanya belajar 2-3 bulan saja, kemungkinan menguasai materi sangat minim alias hanya mengejar SKS dengan nilai pas-pasan saja. Hal berbeda berlaku bila Kamu memang punya kemampuan akademik yang bagus dan bisa mengatur waktu belajar dengan baik.

2. Hanya Program Remediasi

Kebijakan semester pendek hanya remediasi atau memperbaiki nilai Kamu yang jeblok. Berbeda dengan semester pendek program akselerasi yang bisa membuat Kamu lulus lebih cepat.

3. Perlu Mengeluarkan Uang Lagi

Program semester pendek sebagai remediasi akan membuat keuangan Kamu semakin menipis. Pasalnya, Kamu harus mengeluarkan uang lagi untuk memperbaiki nilai tanpa memberikan jaminan lulus dengan cepat.

4. Boros Waktu

Hal ini berlaku untuk kebijakan semester pendek sebagai remediasi atau memperbaiki nilai saja. Kamu tidak punya waktu untuk mengikuti kegiatan, magang atau liburan seperti teman-teman yang lain. Saat teman-teman Kamu tengah menikmati liburan, Kamu bisa saja harus belajar dan bolak-balik kampus. Capek, bukan?

5. Nilai Semester Pendek Lebih Jelek

Jika Kamu memang sudah siap mental dan finansial mengikuti semester pendek untuk program remediasi, maka persiapkan diri belajar lebih baik. Jangan sampai niat Kamu mengikuti semester pendek untuk memperbaiki nilai malah sebaliknya. Bisa saja nilai semester pendek lebih jelek sehingga Kamu merasa rugi segalanya. Sudah rugi uang, waktu dan tenaga buat bolak-balik kampus, eh nilai SP tidak sebaik yang diharapkan.

Berbeda dengan program SP akselerasi yang akan membuat Kamu lulus lebih cepat, maka Kamu tidak keberatan keluar uang tambahan dan waktu untuk menguasai materi dengan baik. Jadi, pertimbangkan lebih matang untuk memilih semester pendek yang paling baik untuk studi Kamu, ya!

Kekurangan semester pendek bisa diatasi selama Kamu tahu apa yang Kamu inginkan dalam kuliah. Kalau ingin mengejar nilai saja, Kamu bisa fokus belajar selama masa liburan dan mengambil SKS mata kuliah dalam satu semester dengan baik. Terlalu banyak mata kuliah dengan bobot SKS berat bisa membuat Kamu kurang fokus belajar, kecuali Kamu bisa membuat daftar prioritas dengan baik. Jika ingin mengambil semester pendek, maka pastikan Kamu mengambil SP remediasi atau akselerasi sesuai kebutuhan.


Related Posts

Related Posts