kLAfYOEsUwKWcZE5EN4T8XHN0KE0jykePDkZX1nb

Pages

Problematika yang Sering Dialami Mahasiswa Tingkat Akhir, Kamu Merasakannya Juga?


Pada umumnya, seorang mahasiswa bisa diharapkan untuk lulus tepat waktu. Namun sayang, ada beberapa mahasiswa yang justru harus menambah semester lantaran alasannya masing-masing.

Salah satu yang biasanya menjadi faktor utamanya adalah kesulitan menyelesaikan skripsi. Berkenaan dengan itu, berikut ini beberapa problematika yang sering dialami mahasiswa tingkat akhir.

1. Kesulitan dalam menemukan topik skripsi

Sebelum memasuki semester akhir, biasanya para mahasiswa disibukan dengan mencari penelitian tugas akhir untuk diserahkan pada bagian akademik. Mungkin ada sebagian mahasiswa yang mampu mendapat topik penelitian dengan cepat dan mudah. Namun, ada sebagian lagi justru kesulitan mendapatkannya.

Pada dasarnya, topik skripsi adalah langkah awal yang patut diperhatikan dengan jeli. Jadi, tidak heran banyak mahasiswa yang harus berkali-kali ganti judul skripsi karena belum disetujui oleh ketua jurusannya.

2. Skripsi jadi terhambat lantaran terlalu banyak revisi dari pembimbing

Kalau sudah masuk pengerjaan skripsi, mahasiswa tentu dituntut aktif berkomunikasi dengan dosen pembimbingnya masing-masing. Namun, pengerjaannya akan terhambat jika dosen pembimbingnya suka slow response.

Terlebih lagi, kampus memiliki kebijakan tentang harus adanya dua dosen pembimbing. Akan sungguh memusingkan apabila kedua dosen tersebut sering kali memberi saran yang berlainan.

3. Kesulitan dalam memperoleh data penelitian

Meskipun judul sudah diterima, tentu akan menemukan kesulitan lainnya terutama memperoleh data penelitian. Sudah banyak cata untuk menemukannya. Namun, solusinya belum saja ditemukan.

Terlebih lagi, topik penelitian membutuhkan referensi buku dan jurnal yang jarang ditemukan. Nah, hal inilah yang membuat mental mahasiswa suka down dan tidak ada gairah untuk mengerjakan skripsi.

4. Mendapatkan tekanan dari banyak pihak

Konsekuensi ketika tidak dapat lulus tepat waktu adalah tetap perlu membayar uang kuliah untuk kenaikan tingkat lagi. Apalagi, biaya kuliah selama ini masih ditanggung orangtua.

Tentu rasa bersalah kepada mereka bisa muncul. Terlebih lagi, banyak tekanan dari orangtua, saudara, bahkan tetangga yang terus-menerus menanyakan kelanjutan studimu yang belum juga selesai.

Pastinya setiap mahasiswa memiliki suka duka disaat menjalani proses pengerjaan skripsi. Setiap permasalah yang hadir selama kuliah tetap harus diselesaikan dengan bijaksana dan jangan sesekali patah semangat, ya!





Related Posts

Related Posts