kLAfYOEsUwKWcZE5EN4T8XHN0KE0jykePDkZX1nb

Pages

Perbedaan Insinyur Dan Sarjana Teknik Yang Perlu Kamu Tau


Banyak sekali masyarakat yang berpikir bahwa sarjana teknik dan insinyur itu sama. Sebelum tahun 90-an memang keduanya sama karena setiap sarjana teknik sudah pasti akan mendapat gelar insinyur. Namun saat ini sistem membuat keduanya berbeda. Berikut ini adalah perbedaan insinyur dan sarjana teknik yang penting untuk diketahui:

1. Pendidikan Sarjana Lebih Singkat

Mulai dari durasi pendidikannya, kedua gelar ini sudah berbeda. Gelar sarjana teknik bisa didapatkan dengan durasi pendidikan yang jauh lebih singkat. Sama seperti pendidikan sarjana pada umumnya, durasi tempuh kurang lebih 4 tahun.

2. Pendidikan Insinyur Lebih Lama

Berbeda dengan gelar insinyur yang membutuhkan program pendidikan dengan durasi lebih lama. Setelah lulus gelar sarjana maka harus ada perpanjangan waktu pendidikan agar bisa dapat gelar insinyur.

3. Sarjana Teknik Belum Tentu Insinyur

Saat ini setiap sarjana teknik belum tentu insinyur. Untuk mendapatkan predikat insinyur maka sarjana teknik harus menempuh program pendidikan lainnya. Lain halnya dengan zaman dulu dimana semua sarjana teknik adalah insinyur.

4. Insinyur Sudah Pasti Sarjana Teknik

Sebaliknya, semua insinyur sudah pasti merupakan sarjana teknik. Agar bisa mendapatkan gelar insinyur maka seseorang harus mendapatkan gelar sarjana teknik terlebih dahulu.

5. Sarjana Teknik adalah Gelar

Perbedaan insinyur dan sarjana teknik berikutnya dapat dilihat dari status gelar. Sarjana teknik merupakan sebuah gelar. Sarjana teknik adalah gelar atau predikat yang diberikan kepada seseorang setelah berhasil menyelesaikan pendidikan strata 1.

6. Insinyur adalah Profesi

Bukan hanya sekadar gelar, insinyur adalah sebuah profesi. Sama halnya seperti profesi dokter gigi, apoteker, juga ners. Agar bisa mendapatkan profesi insinyur ini maka lulusan sarjana teknik harus kembali menempuh program pendidikan dan sertifikasi.

7. Sarjana Didapatkan dari Universitas

Gelar sarjana teknik bisa diperoleh seseorang dari universitas. Tentunya universitas tersebut harus menyediakan program pendidikan strata satu untuk jurusan teknik. Sama saja dengan gelar sarjana lainnya yang bisa diperoleh dengan kuliah di perguruan tinggi.

8. Insinyur Didapatkan dari Asosiasi Jasa Konstruksi

Sementara itu gelar insinyur tidak diperoleh dari perguruan tinggi melainkan dari Asosiasi Jasa Konstruksi. Di Indonesia sendiri ada banyak asosiasi profesi jasa konstruksi yang dapat memberikan predikat insinyur selama semua persyaratan terpenuhi.

9. Kompetensi Sarjana Lebih Sempit

Jika dibandingkan kompetensi yang dimiliki, lulusan sarjana jelas memiliki kompetensi yang jauh lebih sempit. Sama halnya dengan bidang sarjana lain yang dilengkapi dengan program profesi, pasti lulusan sarjananya punya bidang kompetensi yang lebih kecil.

10. Kompetensi Insinyur Lebih Luas

Di lapangan nantinya, sarjana teknik yang kemudian mendapatkan gelar insinyur akan mendapatkan kompetensi yang lebih luas. Kemampuan kerja insinyur pun jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan sarjana teknik.

Itulah perbedaan insinyur dan sarjana teknik yang penting untuk diketahui. Keduanya memang sama-sama berkecimpung di dunia teknik namun lingkup kompetensinya berbeda. Kini Kamu bisa memilih, apakah cukup jadi sarjana teknik saja atau ingin menjadi insinyur.





Related Posts

Related Posts