kLAfYOEsUwKWcZE5EN4T8XHN0KE0jykePDkZX1nb

Pages

Ini Dia Tahapan Metode Penelitian RND Beserta Contohnya !

 


Sebelumnya terima kasih telah berkunjung ke website kuykampus.com yang dimana kali ini kita akan membahas tentang Tahapan Metode Penelitian RND dan bagaimana prosesnya, sebelumnya kita akan membahas tentang perbedaan konvensional non RND dan Penelitian RND berikut ini adalah perbedaannya :
  1. Non RND bertujuan untuk memecahkan suatu masalah sedangan penelitian RND adalah mengembangkan suatu produk / melahirkan suatu produk.
  2. Non RND bersifat Linear sedangkan penelitian RND bersifat Siklus.
  3. Non RND bersifat tidak di operasionalkan sedangkan Penelitian RND sesuai kepentingan misalnya kepentingan peningkatan mutu pendidikan.
Lalu bagaimana proses pembuatan metode penelitian RND ini, karena penelitian ini berbeda dengan penelitian yang lainnya, simak baik baik dengan seksama karena informasi ini saling berkaitan jadi tidak disarankan untuk membaca setenga-setengah, berikut tahapan metode penelitian RND :

1. Mulailah Meneliti Dari Adanya Suatu Masalah
Untuk tahap ini kamu bisa mencari topik masalah dengan berbasis RND apa saja yang kamu bisa lakukan ? tentunya kamu bisa meneliti dengan cara mengevaluasi produk, membuat produk baru, ingin melihat efektifan suatu produk dan lainnya.

2. Menghimpun Data dan Fakta Sebagai Sebuah Informasi
Dengan menghimpun data dan informasi secara valid berdasarkan fakta bisa membuat kamu percaya diri untuk melakukan penelitian, karena informasi ini dijadikan dasar fundamental untuk kepentingan penelitian, kamu bisa mencari data dari jurnal nasional maupun internasional maupun literatur lainnya yang intinya bisa menunjang penelitian kamu agar sukses dan layak untuk diteliti.

3. Membuat Desain atau Rencana Program
Kamu bisa membuat rancangan desain sementara untuk membuat bayangan, misalnya kamu ingin membuat produk dengan metode RND kamu bisa membuat sketsa, grafik, atau gambaran yang memvisualisasikan produk, tapi ingat ini hanya bersifat sementara karena nanti ada proses uji coba dan uji validitas, saran : buatlah gambaran desain yang jelas agar nanti ketika uji validitas tidak terlalu banyak perombakan.

4. Menguji Validitas Dari Desain Tersebut
Menguji validitas berarti kamu menguji layak atau tidak produk, rancangan, skema dll yang kamu buat karena di dalam uji validitas ini membutuhkan ketelitian secara seksama untuk mempersiapkan alat ukur yang tepat dan berkualitas agar nantinya benar-benar mampu mengukur apa yang akan di ukur.

5. Revisi Terhadap Desain
Setelah kamu menguji validitas tentunya sering di temukan ketidak sesuaian dari desain atau perencanaan program terhadap kondisi ketika menguji validitas, kamu bisa merevisi di tahap ini seperti contoh kamu menguji modul kamu bisa merevisinya, dan jika kamu menguji role model pembelajaran kamu bisa mengujinya secara cermat untuk memenuhi validitas.

6. Uji Coba Setelah di Revisi
Setelah revisi kamu belum selesai disitu, kamu melakukan try out ke class agar menjadikan uji coba tersebut layak di terapkan.

7. Revisi Yang Ke Dua
Setelah melakukan uji coba setelah revisi kamu melakukan revisi yang ke 2 yang dimana kamu bisa mencari masukan dan revisi dari para ahlinya, contohnya kamu sedang mendesain sebuah modul IPA yang dimana kamu akan meminta revisi dari ahlinya seperti guru IPA

8. Uji Coba Suatu Produk
Sebelum melaksanakan penelitian kamu diharuskan melaksanakan ujicoba produk yang kamu rancang, laksanakan tahapan tersebut untuk kesuksesan penelitian RND kamu dan lakukan secara terarah, terukur dan terstruktur.

Contoh :
Misalnya kamu menggunakan model pembelajaran tertentu / modul tertentu kamu bisa memilih 2 kelas yang dimana di kelas pertama kamu memberikan perlakuan tergadap modul / metode pembelajaran tertentu sedangankan di kelas yang ke dua kamu tidak memberikan perlakukan apapun ( kelas Kontrol ).

Setelah itu dari desan tersebut kamu melakukan pre test untuk ke 2 kelas tersebut sebelum diberikan perlakuan tersebut, atau kondisi awal sebelum perlakuan yang dimana dengan mengadakan pre test tersebut kita akan mengetahui kondisi sesungguhnya dari ke 2 kelas tersebut berapa nilai yang diperoleh.

Tahap selanjutnya adalah tahap eksperimen produk, kamu memberikan desain modul pembelajaran ke kelas pertama sedangkan di kelas yang ke dua tidak diberikan modul desain pelajaran yang kamu rancang, nantinya kita bisa melihat perubahan yang terjadi di kelas yang pertama terhadap kelas yang ke 2.

Setelah itu kamu bisa melaksanakan post test dan melihat nilai perbandingan antara kelas 1 dan kelas 2 setelah diberikan modul dari kelas yang mendapat perlakukan dan kelas yang tidak mendapat perlakuan.
Setelah itu kamu bisa melakukan tahap pengukuran , yang dimana dari nilai post tersebut sebagai pengukuran dan bandingkan kelas 1 dan kelas 2 setelah diberikan modul pembelajaran apakah efektif atau tidak dan berikan kesimpulan.

Itulah tahapan metode penelitian RND beserta contohnya, semoga bermanfaat dan tetap konsisten dan fokus terhadap tugas akhir kamu, dan jika artikel ini bermanfaat kamu bisa share artikel ini terhadap sanak saudara agar kamu tidak suskes sendirian, selamat menggappai asa.

Related Posts

Related Posts